Waka Kurikulum MTsN 9 Bantul Ikuti “Review and Design on Islamic Education” Ditjen Pendidikan Islam

30 Desember 2025 superadmin 10

Waka Kurikulum MTsN 9 Bantul Ikuti “Review and Design on Islamic Education” Ditjen Pendidikan Islam

Bantul (MTsN 9 Bantul) — Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum MTsN 9 Bantul, Noor Shofiyati, mengikuti kegiatan “Review and Design on Islamic Education” yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama pada Selasa (30/12/2025). Kegiatan dilaksanakan secara luring dan daring melalui Zoom Meeting, mulai pukul 10.00–13.00 WIB.

 

Acara diawali dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Kementerian Agama, dilanjutkan penampilan tari-tarian. Pembukaan resmi ditandai dengan tilawah oleh Nur Syhawa Syakila, hafizah disabilitas netra sekaligus alumni program Hafiz Indonesia 2018 dan siswa MAN 11 Jakarta. Kegiatan juga dilengkapi pembacaan doa oleh Ananda Hafiz, penyandang disabilitas, yang menghadirkan suasana khidmat dan menyentuh.

 

Dalam laporannya, Direktur Jenderal Pendidikan Islam menyampaikan tiga agenda utama kegiatan, yakni: peninjauan capaian dan tantangan Ditjen Pendidikan Islam melalui pagelaran teatrikal “Mini Tour Pendis”, orasi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI bertema “Future Studies for Islamic Education”, serta arahan sekaligus peluncuran Peta Jalan Pendidikan Islam oleh Menteri Agama RI.

 

Rangkaian acara kemudian diisi pagelaran teatrikal yang menggambarkan program-program Ditjen Pendidikan Islam. Selanjutnya, orasi Menko PMK menekankan pentingnya future studies dalam pengembangan pendidikan Islam, termasuk transformasi kurikulum serta penguatan pendidikan karakter.

 

Pada sesi puncak, Menteri Agama RI menyampaikan arahan sekaligus meluncurkan Peta Jalan Pendidikan Islam. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kurikulum menjadi penentu arah masa depan umat karena merupakan kristalisasi nilai yang disepakati dan diwujudkan di lembaga pendidikan. Ia juga menyoroti penguatan Kurikulum Cinta dan Ekoteologi sebagai kurikulum transformatif yang mendorong pembentukan karakter utuh, kepedulian sesama, serta kesadaran merawat dan mengharmoniskan kehidupan bersama alam semesta.

 

Menteri Agama juga menekankan pentingnya membangun kematangan beragama yang sehat, dari sekadar formalitas menuju keberagamaan yang lebih mendalam, kreatif, dan membebaskan. Kegiatan ditutup dengan launching Peta Jalan Pendidikan Islam dan berakhir pada pukul 13.00 WIB.

 

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Noor Shofiyati berharap hasil pemaparan dan arah kebijakan yang disampaikan dapat menjadi penguatan bagi MTsN 9 Bantul, khususnya dalam pengembangan kurikulum dan pembelajaran yang relevan, berkarakter, serta selaras dengan arah transformasi pendidikan Islam. (ns)