28 Juli 2026 superadmin 13
Bantul (MTsN 9 Bantul) — Rangkaian kegiatan Manasik Haji murid kelas IX MTs Negeri 9 Bantul di Wisata Edukasi Religi Qalbu, Boyolali, resmi ditutup dengan prosesi tahalul pada Selasa (28/07/2026). Prosesi yang menjadi salah satu penanda selesainya rangkaian ibadah haji tersebut diikuti seluruh murid dengan penuh kekhidmatan dan antusias.
Dalam simulasi tersebut, setiap murid secara bergantian melaksanakan tahalul dengan memotong sebagian rambut sebagai simbol berakhirnya rangkaian ibadah haji dan keluarnya seseorang dari keadaan ihram.
Kegiatan manasik haji yang diselenggarakan di Wisata Edukasi Religi Qalbu Boyolali dirancang agar murid memperoleh pengalaman belajar yang kontekstual. Sejak awal kegiatan, mereka mengikuti berbagai simulasi ibadah umrah dan haji secara berurutan.
Ketua Panitia Manasik Haji, Mohammad Fadli Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar yang nyata sehingga murid mampu memahami tata cara ibadah haji secara utuh.
"Kami berharap pengalaman praktik langsung ini membuat murid lebih mudah memahami materi yang dipelajari serta menumbuhkan kerinduan untuk suatu saat dapat menunaikan ibadah haji yang sesungguhnya," ujarnya.
Salah seorang peserta, Mirza Syarif Muzakkii, mengaku senang dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan manasik haji. Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan pemahaman yang lebih mendalam dibandingkan hanya mempelajari materi di dalam kelas.
"Kegiatan ini sangat menyenangkan karena kami bisa mempraktikkan langsung setiap tahapan ibadah haji. Saya jadi lebih paham urutan pelaksanaannya, termasuk makna tahalul sebagai penutup rangkaian ibadah haji. Semoga suatu saat nanti saya diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji yang sebenarnya," ungkap Mirza. (fdl)