Ujian Madrasah Hari Terakhir di MTsN 9 Bantul: Mengasah Skill Digital di Jam Pertama, Menjaga Hafalan di Jam Kedua

13 Mei 2026 superadmin 9

Ujian Madrasah Hari Terakhir di MTsN 9 Bantul: Mengasah Skill Digital di Jam Pertama, Menjaga Hafalan di Jam Kedua

Bantul (MTsN 9 Bantul) – Pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) Tahun Pelajaran 2025/2026 di MTsN 9 Bantul resmi berakhir pada Rabu (13/05/2026). Menariknya, hari pamungkas ini ditutup dengan perpaduan ujian yang merepresentasikan keseimbangan antara kecakapan teknologi di jam pertama melalui mata pelajaran Informatika dan keteguhan iman di jam kedua melalui ujian Tahfidz Al-Qur’an.

 

Penutupan ujian ini menjadi simbol keberhasilan madrasah dalam menyelaraskan penguatan karakter religius dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi para peserta didik.

 

Sesi pertama dimulai dengan penuh antusiasme. Para siswa kelas IX terlihat bersemangat menyelesaikan soal-soal Informatika. Materi yang diujikan mencakup analisis data, dampak sosial informatika, hingga logika pemrograman dasar.

 

“Hari terakhir ini memberikan tantangan intelektual yang luar biasa. Informatika menuntut ketelitian dan logika yang sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan pendidikan tinggi saat ini,” ungkap Noor Shofiyati selaku Ketua Panitia Ujian Madrasah sekaligus Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum.

 

Memasuki jam kedua, suasana ujian berubah menjadi lebih tenang dan khidmat. Setelah bergelut dengan logika digital, para siswa menjalani ujian Tahfidz Al-Qur’an sebagai syarat kelulusan sekaligus uji kompetensi hafalan.

 

Momentum ini menjadi sangat emosional bagi banyak siswa karena ujian tahfidz bukan sekadar nilai di atas kertas, melainkan wujud dedikasi mereka dalam menjaga hafalan Al-Qur’an selama menempuh pendidikan di MTsN 9 Bantul.

 

Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian ujian dari hari pertama hingga hari terakhir.

 

“Hari ini kami melihat pemandangan yang membanggakan. Pada jam pertama mereka membuktikan diri sebagai generasi digital, dan pada jam kedua mereka membuktikan diri sebagai penjaga Al-Qur’an. Inilah visi kami, melahirkan lulusan yang cerdas secara kognitif, mahir dalam teknologi, namun tetap rendah hati dengan bekal hafalan Al-Qur’an,” jelasnya.

 

Dengan berakhirnya ujian Informatika dan Tahfidz ini, seluruh rangkaian Ujian Madrasah di MTsN 9 Bantul resmi dinyatakan selesai. Para siswa kini tinggal menunggu hasil pengumuman kelulusan yang diharapkan dapat membawa mereka ke jenjang pendidikan selanjutnya dengan bekal ilmu yang seimbang antara dunia dan akhirat. (wwt)