6 April 2026 superadmin 24
Bantul (MTsN 9 Bantul) — Kegiatan perkemahan penggalang MTsN 9 Bantul tidak hanya diisi dengan aktivitas kepramukaan semata, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai religius. Salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan adalah dzikir dan doa bersama setelah salat Maghrib, yang diikuti oleh seluruh peserta dengan penuh khidmat pada Senin (06/04/2026).
Bertempat di area perkemahan Lindu Gedhe, para siswa melaksanakan salat Maghrib berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan dzikir dan doa yang dipimpin oleh pembina. Suasana hening dan penuh kekhusyukan terasa saat lantunan dzikir menggema di tengah alam terbuka, memberikan ketenangan batin bagi seluruh peserta.
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan baik kepada siswa agar senantiasa mengingat Allah SWT dalam setiap aktivitas, termasuk saat mengikuti kegiatan di luar madrasah. Selain itu, dzikir dan doa bersama juga menjadi momen refleksi diri serta memperkuat spiritualitas para siswa.
Salah satu pembina yaitu Emutno menyampaikan bahwa keseimbangan antara kegiatan fisik dan pembinaan mental spiritual menjadi bagian penting dalam pelaksanaan perkemahan.
“Kami ingin siswa tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki keimanan dan akhlak yang baik,” ujarnya.
Para siswa pun mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Meski lelah setelah menjalani berbagai aktivitas seharian, mereka tetap bersemangat mengikuti rangkaian dzikir dan doa hingga selesai.
Melalui kegiatan ini, MTsN 9 Bantul menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya aktif dan mandiri, tetapi juga religius. Perkemahan pun menjadi lebih bermakna sebagai wadah pembelajaran yang menyentuh aspek jasmani sekaligus rohani. (fth)