Rawat Bumi dari Sudut Madrasah, Siswa MTsN 9 Bantul Belajar Kehidupan Lewat Perawatan Tanaman

25 Juni 2026 superadmin 22

Rawat Bumi dari Sudut Madrasah, Siswa MTsN 9 Bantul Belajar Kehidupan Lewat Perawatan Tanaman

Bantul (MTsN 9 Bantul) – Menanam merupakan langkah awal, sedangkan merawat adalah wujud cinta dan tanggung jawab yang sesungguhnya. Prinsip tersebut terus ditanamkan MTsN 9 Bantul melalui program Adiwiyata. Pada Kamis (25/06/2026), para siswa bersama guru tampak antusias melaksanakan kegiatan pemupukan dan perawatan rutin tanaman di berbagai sudut lingkungan madrasah.

 

Berbekal pupuk kandang dan peralatan sederhana, para siswa bergotong royong merawat taman kelas, area vertical garden, hingga berbagai sudut hijau di lingkungan madrasah. Dengan penuh ketelatenan, mereka mencabuti rumput liar, memangkas daun yang mengering, menggemburkan tanah, serta memberikan pupuk agar tanaman dapat tumbuh subur dan terawat dengan baik.

 

Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga bagian dari implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menjadi ruh pendidikan di madrasah. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap sesama makhluk hidup, termasuk lingkungan dan tumbuhan.

 

"Di madrasah ini, kami mengajarkan bahwa tanggung jawab tidak berhenti saat menanam bibit saja. Melalui kegiatan pemupukan dan perawatan rutin, siswa belajar secara langsung melalui pengalaman nyata. Mereka mengamati proses pertumbuhan tanaman dan memahami bahwa setiap kehidupan membutuhkan perhatian, ketekunan, serta kasih sayang agar dapat berkembang dengan baik," ungkapnya.

 

Melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), siswa tidak hanya mempelajari teori pelestarian lingkungan dari buku pelajaran, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini sekaligus melatih sikap peduli, sabar, disiplin, dan konsisten dalam menjaga lingkungan.

 

Sementara itu, Zulisti Sudarojah selaku pendamping kegiatan menambahkan bahwa antusiasme siswa terlihat semakin tinggi ketika menyaksikan tanaman yang mereka rawat tumbuh subur dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan madrasah.

 

"Anak-anak merasakan sendiri hasil dari usaha yang mereka lakukan. Tanaman yang mereka rawat memberikan udara yang lebih segar, lingkungan yang nyaman, serta suasana belajar yang lebih menyenangkan," jelasnya.

 

Melalui kegiatan perawatan lingkungan yang dilakukan secara berkelanjutan, MTsN 9 Bantul berharap karakter peduli lingkungan dapat tumbuh kuat dalam diri setiap siswa. Dengan demikian, mereka tidak hanya berkembang menjadi generasi yang unggul secara akademik dan melek teknologi, tetapi juga menjadi generasi yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian bumi di masa depan. (wwt)