21 Agustus 2026 superadmin 12
Sleman (MTsN 9 Bantul) – Rangkaian Perkemahan Murid Madrasah Tsanawiyah (Perkamuda) 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Rama dan Sinta, kawasan Candi Prambanan, resmi berakhir pada Jumat (21/08/2026). Upacara penutupan berlangsung khidmat dengan latar kemegahan Candi Prambanan dan diikuti para peserta, termasuk kontingen Pramuka Penggalang MTsN 9 Bantul.
Selama mengikuti Perkamuda 2026, murid MTsN 9 Bantul bergabung dengan peserta dari berbagai madrasah untuk mengikuti beragam kegiatan yang menguji kemandirian, ketangkasan, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja sama. Kontingen MTsN 9 Bantul menunjukkan kekompakan dan semangat dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan hingga hari terakhir.
Upacara penutupan menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian Perkamuda. Suasana haru sekaligus bangga terasa ketika seluruh peserta mengikuti prosesi penutupan. Amanat yang disampaikan dalam upacara menekankan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka dan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.
Guru pembina yang mendampingi kontingen MTsN 9 Bantul, Mohammad Fadli Hidayat, mengungkapkan rasa bangganya atas semangat dan dedikasi para murid selama mengikuti kegiatan.
“Mengikuti perkemahan di kawasan bersejarah seperti Prambanan memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi anak-anak. Mereka tidak hanya belajar mandiri di alam terbuka dan berkolaborasi dalam tim, tetapi juga meresapi nilai-nilai luhur budaya kita. Kami melihat perkembangan karakter yang luar biasa dari para murid MTsN 9 Bantul selama kegiatan ini berlangsung,” jelasnya.
Selain mengikuti berbagai kegiatan dan perlombaan, para peserta juga mengikuti penyalaan api unggun pada malam sebelumnya. Kegiatan tersebut menjadi salah satu momen kebersamaan yang mempererat persaudaraan antarpeserta sekaligus menjadi simbol semangat yang terus menyala dalam diri para anggota Pramuka.
Bagi kontingen MTsN 9 Bantul, Perkamuda 2026 tidak hanya menjadi ajang untuk berkompetisi. Kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi murid untuk belajar menghadapi tantangan, beradaptasi dengan lingkungan, membangun solidaritas, serta bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan kelompok.
Berbagai pengalaman yang diperoleh selama perkemahan diharapkan tidak berhenti ketika kegiatan berakhir. Nilai kemandirian, kedisiplinan, kerja sama, dan semangat pantang menyerah yang ditempa selama Perkamuda diharapkan dapat diterapkan para murid dalam kehidupan sehari-hari di madrasah.
Berakhirnya upacara penutupan menandai selesainya seluruh rangkaian Perkamuda 2026. Kontingen MTsN 9 Bantul pun kembali ke madrasah dengan membawa pengalaman, prestasi, dan cerita berharga dari kawasan Candi Prambanan yang dapat menjadi motivasi untuk terus berkembang dan mengukir prestasi pada kegiatan berikutnya. (wwt)