24 September 2025 superadmin 119
Bantul (MTsN 9 Bantul)—MTs Negeri 9 Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya tanggap darurat melalui kegiatan pelatihan tim siaga bencana. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (25/09/2025) di mushola madrasah, bekerja sama dengan tim dokter muda dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) yang diketuai dr. Kintan Putri Mega Safira.
Peserta kegiatan terdiri dari siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler PMR serta guru yang menjadi anggota tim siaga bencana, khususnya bidang pencarian, penyelamatan dan evakuasi, serta bidang pertolongan pertama. Dalam pelatihan ini, para siswa dan guru tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga mengikuti praktik langsung.
Materi praktik yang diberikan mencakup penanganan pertolongan pertama pada kondisi darurat gempa bumi, seperti cedera kepala, cedera leher, cedera bahu dan selangka, hingga penanganan luka sobek. Simulasi tersebut dipandu langsung oleh tim medis MDMC sehingga peserta dapat memahami teknik dasar dengan tepat.
“Kegiatan ini penting agar warga madrasah mampu bersikap cepat dan terampil jika suatu saat menghadapi bencana. Bekal pengetahuan dan praktik ini diharapkan membuat siswa maupun guru lebih siap dalam kondisi darurat,” jelas dr. Kintan.
Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.
“Pelatihan siaga bencana seperti ini sangat bermanfaat untuk membentuk kesiapan siswa dan guru. Kami ingin seluruh warga madrasah memiliki bekal keterampilan praktis, tidak hanya pengetahuan, sehingga mampu menjaga keselamatan diri dan orang lain,” ungkapnya. (sh)