14 Agustus 2026 superadmin 10
Bantul (MTsN 9 Bantul) – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di MTsN 9 Bantul semakin meriah dengan digelarnya Pemilihan Dhimas dan Dhiajeng MTsN 9 Bantul. Kegiatan yang berlangsung di panggung utama madrasah, Jumat (14/08/2026), tersebut menjadi wadah bagi murid untuk mengembangkan bakat sekaligus mengenal dan melestarikan budaya lokal.
Pemilihan Dhimas dan Dhiajeng diikuti oleh murid kelas VII hingga IX. Para peserta tampil mengenakan busana tradisional Jawa dan mengikuti sejumlah tahapan penilaian, mulai dari wawasan kebangsaan, unjuk bakat seni, kemampuan berbicara di depan umum, hingga tata krama dan unggah-ungguh.
Kegiatan tersebut tidak hanya menampilkan kemampuan peserta di atas panggung, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter. Perpaduan antara semangat kemerdekaan dan budaya Jawa diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri, kecintaan terhadap budaya daerah, serta sikap santun dalam diri para murid.
Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah, menyampaikan bahwa kegiatan Pemilihan Dhimas dan Dhiajeng menjadi salah satu upaya madrasah dalam membentuk generasi yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya.
“Melalui ajang Dhimas dan Dhiajeng ini, kami ingin membuktikan bahwa generasi muda bisa merdeka berkreasi, cakap secara akademik dan digital, namun tetap menjunjung tinggi adab serta budaya ketimuran. Momen HUT ke-81 RI ini adalah waktu yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai tersebut,” ujar Siti Solichah dalam sambutan pembukaan.
Suasana kegiatan semakin semarak ketika para peserta menampilkan bakat dan kemampuan masing-masing. Dukungan dari murid dan guru turut menghidupkan suasana kompetisi yang berlangsung dengan penuh semangat dan tetap menjunjung sportivitas.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama dan penampilan kesenian daerah. Melalui Pemilihan Dhimas dan Dhiajeng, MTsN 9 Bantul menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat berjalan beriringan dengan upaya melestarikan budaya. Generasi muda tidak hanya diharapkan mampu berprestasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, tetapi juga tetap mengenal, menghargai, dan merawat warisan budaya bangsa. (wwt)