19 Agustus 2026 superadmin 13
Sleman (MTsN 9 Bantul)—Suasana penuh semangat mengiringi keberangkatan tim MTsN 9 Bantul untuk mengikuti Perkemahan Pramuka Murid Madrasah (Perkamuda) jenjang MTs se-DIY, Rabu (19/08/2026). Para murid diberangkatkan dari MTsN 9 Bantul menuju Bumi Perkemahan Rama Shinta dan Pengembangan Kompleks Candi Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk mengikuti rangkaian kegiatan selama tiga hari, 19–21 Agustus 2026.
Tim Perkamuda MTsN 9 Bantul terdiri atas murid pilihan yang telah menjalani berbagai persiapan sebelum keberangkatan. Tidak hanya kesiapan fisik, para peserta juga dibekali keterampilan kepramukaan, kedisiplinan, kekompakan, serta kesiapan mental agar mampu mengikuti setiap agenda perkemahan dengan optimal.
Perkamuda 2026 mengusung semangat “Pramuka Madrasah Tangguh” yang dipadukan dengan nilai TANGGUH, yakni Toleran, Aktif, Nasionalis, Gigih, Unggul, dan Humanis, serta dikuatkan dengan sentuhan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Semangat tersebut diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi tercermin dalam sikap dan perilaku peserta selama mengikuti perkemahan.
Sebelum keberangkatan, Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah, memberikan arahan sekaligus motivasi kepada para peserta. Ia berpesan agar murid memanfaatkan kesempatan mengikuti Perkamuda sebagai pengalaman untuk belajar, mengembangkan diri, serta membangun karakter.
“Hari ini kita tidak hanya melepas sebuah rombongan, tetapi memberangkatkan para calon pemimpin masa depan. Kobarkan semangat di lokasi kegiatan nanti. Jaga nama baik madrasah, jadilah teladan, dan bawalah pulang pengalaman yang akan menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup kalian,” pesan Siti Solichah.
Selama berada di kawasan Candi Prambanan, para peserta akan mengikuti beragam kegiatan yang dirancang untuk mengembangkan keterampilan kepramukaan, kepemimpinan, kemandirian, kreativitas, serta kemampuan bekerja sama. Berbagai agenda tersebut menjadi kesempatan bagi murid untuk belajar menghadapi tantangan sekaligus membangun persaudaraan dengan peserta dari madrasah lain di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Keikutsertaan dalam Perkamuda juga menjadi pengalaman belajar di luar kelas yang memberikan ruang lebih luas bagi murid untuk mengembangkan potensi diri. Mereka dituntut mampu mengatur waktu, menjaga kedisiplinan, menyelesaikan tugas bersama, serta bertanggung jawab terhadap diri sendiri maupun regu.
Guru pendamping turut membersamai peserta selama rangkaian kegiatan berlangsung. Pendampingan dilakukan untuk memastikan murid dapat mengikuti setiap agenda dengan tertib, aman, dan tetap menjaga kondisi kesehatan hingga kegiatan berakhir dan rombongan kembali ke madrasah pada Jumat (21/08/2026).
Keberangkatan tim Perkamuda MTsN 9 Bantul menjadi awal dari rangkaian pengalaman yang akan ditempuh para murid di bumi perkemahan. Dengan membawa semangat madrasah dan nilai-nilai kepramukaan, mereka diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik, memperluas pengalaman, serta membawa pulang pelajaran berharga yang dapat dibagikan kepada teman-teman di madrasah.
Melalui Perkamuda 2026, MTsN 9 Bantul terus mendorong murid untuk tumbuh menjadi generasi yang tangguh, mandiri, berkarakter, mampu bekerja sama, serta berani mengambil peran positif di tengah masyarakat. (wwt)