9 Juni 2026 superadmin 2
Bantul (MTsN 9 Bantul) – Dalam rangka menjamin transparansi, akuntabilitas, dan mutu program madrasah, MTsN 9 Bantul menggelar rapat koordinasi internal panitia uji publik pada Selasa (09/06/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah persiapan menjelang pelaksanaan Uji Publik Kurikulum MTsN 9 Bantul Tahun Ajaran 2026/2027.
Rapat yang berlangsung di ruang kepala madrasah tersebut dihadiri oleh Kepala MTsN 9 Bantul, Kepala Tata Usaha, serta guru dan tenaga kependidikan yang tergabung dalam kepanitiaan. Suasana pertemuan berlangsung dinamis dengan mengedepankan semangat musyawarah, kolaborasi, dan keterbukaan demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Fokus utama dalam rapat koordinasi ini adalah mematangkan berbagai aspek teknis pelaksanaan uji publik. Pembahasan meliputi persiapan dokumen kurikulum yang akan dipaparkan, kesiapan sarana dan prasarana pendukung, penyusunan susunan acara (rundown), pembagian tugas kepanitiaan, hingga antisipasi terhadap berbagai kendala yang mungkin muncul saat kegiatan berlangsung.
Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah, memberikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh panitia. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa uji publik merupakan bagian penting dalam proses penyusunan kurikulum yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan sebagai bentuk pertanggungjawaban madrasah kepada masyarakat.
"Uji publik ini adalah cerminan integritas dan keterbukaan lembaga. Melalui forum ini, kita menunjukkan bahwa penyusunan kurikulum dilakukan secara partisipatif dengan mempertimbangkan berbagai masukan dari para pemangku kepentingan. Oleh karena itu, seluruh panitia perlu bekerja secara optimal agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di MTsN 9 Bantul," ungkapnya.
Lebih lanjut, Siti Solichah menekankan bahwa kurikulum yang disusun tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu mengakomodasi penguatan karakter, pengembangan potensi peserta didik, serta responsif terhadap tantangan pendidikan di era digital.
Melalui rapat koordinasi ini, setiap divisi kepanitiaan memperoleh kejelasan terkait tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dengan pembagian kerja yang terstruktur, diharapkan seluruh kebutuhan kegiatan dapat dipersiapkan secara matang dan terkoordinasi dengan baik.
Usai pelaksanaan rapat, seluruh anggota panitia segera melakukan tindak lanjut sesuai bidang tugas yang telah ditetapkan. Langkah ini menjadi wujud kesungguhan MTsN 9 Bantul dalam menghadirkan proses uji publik yang berkualitas, partisipatif, dan berdampak positif terhadap penyempurnaan kurikulum madrasah.
Melalui persiapan yang matang dan sinergi seluruh warga madrasah, MTsN 9 Bantul optimistis pelaksanaan Uji Publik Kurikulum Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan sukses. Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan kurikulum yang adaptif, inovatif, serta selaras dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan dunia pendidikan saat ini. (wwt)