5 Mei 2026 superadmin 19
Bantul (MTsN 9 Bantul) – Semangat inovasi kembali ditunjukkan oleh siswa MTsN 9 Bantul. Dua siswi kelas VII, Khalila dan Farah, tengah mempersiapkan proyek pembuatan eco enzim sebagai bagian dari ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tingkat nasional, Selasa (05/05/2026).
Eco enzim yang mereka kembangkan dibuat dari bahan-bahan sederhana dan ramah lingkungan, yaitu gula jawa, kulit dan buah nanas, serta air. Proses fermentasi ini tidak hanya bertujuan menghasilkan cairan multifungsi, tetapi juga menjadi solusi pengolahan limbah organik yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Khalila menjelaskan bahwa pemilihan bahan nanas didasarkan pada kandungan enzim alaminya yang dapat mempercepat proses fermentasi.
“Kami ingin membuat eco enzim yang efektif sekaligus mudah dibuat oleh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Farah menambahkan bahwa proyek ini juga memiliki nilai edukasi.
“Selain untuk lomba OPSI, kami berharap penelitian ini bisa meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan dengan cara sederhana,” katanya.
Dalam proses persiapannya, keduanya melakukan eksperimen untuk menemukan komposisi terbaik antara gula jawa, nanas, dan air agar menghasilkan eco enzim berkualitas tinggi. Mereka juga dibimbing oleh guru pembina yang terus mendukung pengembangan ide dan penelitian mereka.
Ajang OPSI merupakan kompetisi bergengsi tingkat nasional yang mendorong siswa untuk berinovasi dan berpikir kritis melalui penelitian ilmiah. Dengan persiapan yang matang, Khalila dan Farah optimis dapat memberikan hasil terbaik serta mengharumkan nama madrasah.
Upaya kedua siswi ini menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan solusi berkelanjutan bagi lingkungan. Inovasi sederhana seperti eco enzim diharapkan dapat menjadi langkah kecil menuju perubahan besar. (ds)