• rtp ijp88ijp88 officialrtp forbes88rtp langkahslothttps://www.psycholog-blaszczyk.pl/rtp pastigacor88PG SOFTrtp ixplay88togel onlineagen sbobetpromo slot gacorofficial ijp88togel sydneyapk ijp88sabung ayamslot88data hkdata sdyslot gacor hari inislot qrisslot pulsaslot danaslot danaslot5 LION REBORNslot gacor 4dslot qrisslot danaslot pulsaslot thailandslot bet 200slot gacorslot totoagen slot777situs slotslot gacor onlineslot777situs slottoto
  • MTSN 9 Bantul

    Bangkit dari Luka: Kepala MTsN 9 Bantul Ikut Webinar HKB 2026 Kenang Gempa Jogja

    16 April 2026 superadmin 20

    Bangkit dari Luka: Kepala MTsN 9 Bantul Ikut Webinar HKB 2026 Kenang Gempa Jogja

    Bantul (MTs N 9 Bantul) – Kepala MTsN 9 Bantul mengikuti webinar bertajuk “Peringatan HKB 2026 dan Refleksi 20 Tahun Gempa Jogja: Dari Luka Menuju Ketangguhan” yang diselenggarakan secara daring pada Kamis (16/04/2026).

     

    Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 sekaligus mengenang 20 tahun peristiwa Gempa Yogyakarta 2006 yang memberikan dampak besar bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Bantul.

     

    Dalam webinar tersebut, para narasumber menyampaikan berbagai pengalaman, pembelajaran, serta strategi dalam memperkuat ketangguhan masyarakat menghadapi potensi bencana di masa depan.

     

    Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah, menyampaikan bahwa keikutsertaannya merupakan bentuk refleksi sekaligus komitmen dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan madrasah.

     

    “Peristiwa gempa 2006 menjadi pengingat penting bagi kita semua. Dari luka yang pernah ada, kita belajar untuk menjadi lebih tangguh dan siap menghadapi kemungkinan bencana di masa depan,” ujarnya.

     

    Ia juga menekankan pentingnya edukasi kebencanaan bagi peserta didik. Menurutnya, madrasah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai kesiapsiagaan sejak dini, baik melalui pembelajaran maupun simulasi kebencanaan secara berkala.
    Webinar ini tidak hanya menjadi ruang refleksi, tetapi juga wadah kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat sistem mitigasi bencana berbasis komunitas.

     

    Melalui semangat “Dari Luka Menuju Ketangguhan”, diharapkan seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan, mampu meningkatkan kesiapsiagaan serta adaptasi terhadap risiko bencana.

     

    Partisipasi MTsN 9 Bantul dalam kegiatan ini menjadi bukti komitmen madrasah dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh, peduli, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (ds)