Bahasa Inggris dan Fikih Jadi Menu Utama Ujian Madrasah Hari Ke-3 di MTsN 9 Bantul

6 Mei 2026 superadmin 7

Bahasa Inggris dan Fikih Jadi Menu Utama Ujian Madrasah Hari Ke-3 di MTsN 9 Bantul

Bantul (MTsN 9 Bantul) – Pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) di MTsN 9 Bantul telah memasuki hari ketiga, Rabu (06/05/2026). Proses evaluasi akhir bagi siswa kelas IX ini berjalan dengan tertib dan lancar. Hari ini, para siswa dihadapkan pada dua mata pelajaran yang menguji keseimbangan antara kecakapan global dan pemahaman ilmu syariat, yakni Bahasa Inggris pada jam pertama dan Fikih pada jam kedua.

 

Sejak pagi, suasana di ruang-ruang ujian dari ruang 01 hingga ruang 10 serta tambahan Laboratorium Komputer yang diperuntukkan bagi siswa pondok tampak kondusif dan penuh konsentrasi. Pada sesi pertama, peserta didik fokus menyelesaikan soal-soal Bahasa Inggris. Ujian ini dirancang untuk mengukur kemampuan literasi bahasa internasional siswa, mulai dari pemahaman teks (reading comprehension), penguasaan kosakata (vocabulary), tata bahasa (grammar), hingga kemampuan berpikir kritis dalam bahasa asing.

 

Setelah jeda istirahat, ujian dilanjutkan dengan mata pelajaran Fikih pada sesi kedua yang dimulai pukul 10.30 WIB. Pada sesi ini, konsentrasi siswa beralih pada pendalaman ilmu agama. Soal-soal yang diujikan secara komprehensif mengevaluasi pemahaman siswa mengenai tata cara ibadah sehari-hari, muamalah, serta aturan hukum Islam dasar yang menjadi fondasi penting bagi pembentukan karakter peserta didik madrasah.

 

Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah, saat ditemui di sela-sela pemantauan ujian menyampaikan apresiasinya terhadap kedisiplinan para siswa dan kelancaran kinerja panitia.

 

"Alhamdulillah, pelaksanaan Ujian Madrasah hari ketiga ini berjalan dengan sangat baik tanpa kendala berarti. Kombinasi mata pelajaran Bahasa Inggris dan Fikih pada hari ini merupakan representasi sempurna dari visi madrasah. Kami tidak hanya mencetak generasi yang siap bersaing secara global dengan kemampuan bahasa asing yang mumpuni, tetapi juga generasi yang memiliki akar keimanan dan pemahaman hukum agama yang kuat," ujarnya.

 

Panitia Ujian Madrasah juga melaporkan tingkat kehadiran siswa pada hari ketiga ini mencapai 100%. Hal ini menunjukkan antusiasme dan komitmen tinggi dari para peserta didik untuk menuntaskan masa studinya dengan hasil yang maksimal.
Pihak sekolah berharap suasana yang kondusif, kejujuran, dan semangat para siswa tetap terus terjaga hingga hari terakhir rangkaian Ujian Madrasah selesai dilaksanakan. (wwt)