Bantul (MTsN 9 Bantul)–Sejumlah empat guru MTs Negeri 9 Bantul mengikuti kegiatan Diklat Manajemen dan Pengelolaan Perkoperasian di Aula Koperasi Konsumen Adil Makmur Sejahtera, Bantul, Jumat (23/09/2022). Keempat guru tersebut ialah Andrian Eka Saputra, S.S., guru Bahasa Indonesia; Agung Setyo Winarso, S.Pd., guru PPKn; Dias Novita Sari, S.Pd., guru IPS; dan Esti Setyarti, S.Pd., guru Olahraga. Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Koperasi Konsumen Adil Makmur Sejahtera, Ahmad Musyadad, S.Ag., M.S.I. Dalam sambutannya, Ahmad Musyadad berharap seluruh anggota bisa bekerja sama untuk mengembangkan koperasi.

 

Ahmad Musyadad juga menyampaikan capaian prestasi Koperasi Konsumen Adil Makmur Sejahtera, yaitu meraih penghargaan sebagai koperasi konsumen terbaik di Kabupaten Bantul tahun 2022. Oleh karena itu, Ahmad Musyadad meyakinkan seluruh anggota bahwa tidak ada ruginya bergabung bersama Koperasi Konsumen Adil Makmur Sejahtera. Ketua terpilih tahun 2022 itu pun mengimbau kepada seluruh anggota untuk mengajak teman kantor yang belum bergabung.

 

“Bergabung bersama koperasi tidak akan pernah rugi. Jadi, silakan diajak teman-temannya yang belum bergabung,” tegas Ahmad Musyadad.

 

Hadir membuka acara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, H. Aidi Johansyah, S.Ag., M.M.. Dalam sambutannya, Aidi menekankan kemudahan dan keuntungan bergabung bersama koperasi. Menurutnya, hidup matinya sebuah koperasi ada di tangan anggota. Jika, anggota tidak bekerja sama untuk bergotong-royong memajukan koperasi.

 

“Maju atau tidaknya koperasi diemban bersama seluruh anggota,” tutur Aidi.

 

Kegiatan yang diikuti oleh 30 anggota tersebut menghadirkan Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian dan Perdagangan Bantul, Drs. Agus Sulistyana, M.M. sebagai narasumber. Dalam pembukanya, Agus menyayangkan lambatnya perkembangan koperasi di Bantul. Menurutnya, dari 356 koperasi berbadan hukum di Bantul, tidak ada sepertiga yang bisa dikatakan maju. Padahal, menurutnya, koperasi dapat membantu perekonomian masyarakat.

 

“Ekonomi masyarakat dapat tumbuh dengan adanya koperasi yang maju,” papar Agus, “tapi, semua anggota harus bergotong-royong,” tegasnya.

 

Agus mengatakan pentingnya manajemen dan pengelolaan koperasi agar dapat menyejahterakan seluruh anggota. Dengan analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan hambatan, dapat memudahkan sebuah koperasi untuk memulai sebuah usaha. Terlebih lagi, bagi Koperasi Konsumen Adil Makmur Sejahtera, dapat dikatakan sebagai salah satu koperasi cukup maju di Bantul. Dengan mengalisis adanya peluang dan pesaing dengan baik oleh seluruh anggota, Agus meyakini Koperasi Konsumen Adil Makmur Sejahtera dapat semakin maju. (and)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *